Friday, July 18, 2008

The Dark Knight :The Joker Rocks!


Judul : The Dark Knight (2008)
Genre : Action, Suspense, Thriller
Rating : A
Rilis Indonesia : 18 Juli 2008

Critics: Batman terbagus selama ini.

Spoiler WARNING

Summer ini adalah summernya tokoh Super Hero. Film yang diangkat berdasar tokoh dalam komik menghiasi bioskop-bioskop dunia. Dan uniknya untuk tahun ini, sepertinya semua film yang diangkat dari komik ini mantap-mantap dan tidak mengecewakan seperti sebelum-sebelumnya. Dan akhir minggu ini kita kebagian sekuel dari Batman Begins yaitu: The Dark Knight

Batman kali ini masih diperankan oleh Christian Bale mengikuti Batman sebelumnya (Batman Begins). Sekuel dari Batman Begins yang dirilis tahun 2008 ini lebih 'bermodal' dan lebih menonjolkan aksi spektakuler disertai karakter kuat dari peran prima Joker membuat film ini patut untuk ditonton bahkan lebih dari satu kali.

Dirilis lebih awal dari Amerika Serikat merupakan keasikan tersendiri bagi Indonesia untuk mendapat kesempatan pertama menyaksikan film yang ditunggu-tunggu bulan ini. Batman Begins 2 atau The Dark Knight diawali dengan perampokan Bank oleh sekawanan perampok bertopeng badut. Uniknya Bank yang dirampok adalah Bank milik mafia. Hal tersebut spontan memicu kemarahan mafia.

Disaatyang sama District Attorney (Jaksa) Gotham City, Harvey Dent (Aaron Eckhart), memiliki ambisi untuk membersihkan jalanan Gotham dari mafia. Dent yang berwatak idealis tentu saja tidak berkompromi dengan keadaan. Hal tersebut membuatnya menjadi sasaran dari The Joker (Heath Ledger) dan kelompok mafia. Para anggota mafia yang terancam oleh aksi Dent dan Letnan Gordon (Gary Oldman) bekerjasama dengan Joker melakukan serangkaian teror terencana di kota Gotham. Salah satunya adalah membunuh hakim, inspektur polisi dan Harvey Dent. Bahkan termasuk didalamnya adalah rencana memaksa Batman untuk membuka identitas dirinya.

Usaha The Joker pun berhasil sukses, kota Gotham berhasil diyakinkan untuk memusuhi Batman. Rakyat mulai marah dengan keberadaan Batman dan hal ini membuat Bruce Wayne (Christian Bale) nyaris membuka identitasnya, jika saja tidak 'diselamatkan' oleh Harvey Dent. Aksi brutal dari kelompok Joker pun mulai setelah Dent mengakui dirinya sebagai Batman. Usaha untuk membunuh Dent/Batman pun memakan korban yang akhirnya ternyata memakan korban jiwa Rachel Dawes (Maggie Gyllenhaal). Kematian Rachel dan membuat Dent marah dan juga kecewa. Harvey Dent walaupun terselamatkan oleh Batman, tetapi wajahnya terbakar separuh.

Dengan wajah terbakar separuh itu, maka jadilah Harvey Dent sebagai Two Face, sesuai dengan julukan yang dia peroleh ketika masih berkarir sebagai provost kepolisian Gotham. Sampai disini usaha Joker berhasil merubah Two Face dari seorang ksatria putih menjadi ksatria hitam. Harvey yang tadinya demikian idealis dalam menegakkan keadilan dan kebenaran telah berubah menjadi Two Face yang penuh dendam. Berhasilkah Joker dibekuk aparat penegak hukum Gotham City? Bagaimana nasib Batman yang harus habis-habisan melawan Joker ini? Jangan ragu lagi untuk segera menonton film ini. SEGERA!

Akting prima Heath Ledger sungguh memukau dalam film ini. Walaupun menurut saya Christian Bale yang merupakan pemeran Batman tercocok dalam sejarah film Batman, tetap saja aktingnya terlihat biasa-biasa saja dibandingkan dengan akting Heath Ledger sebagai Joker. Heath Ledger sungguh piawai dalam memainkan tokoh antagonis psikopat tersebut sehingga kita seolah dapat merasakan langsung horornya seorang Joker. Dua Jempol untuk Almarhum Heath Ledger

The Dark Knight berdurasi hampir 2 jam 30 menit. Sepanjang film kita tidak hanya ditemani oleh film action yang hanya mengandalkan kekerasan dan efek komputer tetapi juga sebuah cerita yang bagus, tokoh-tokoh yang memukau baik dari peran protagonis maupun antagonis, membuat saya tidak rela beranjak dari kursi dari awal sampai akhir. Jadi tidak ada salahnya bila saya mengapresiasi film ini dengan rating A. Very Recommended.

4 comments:

bloggerbercerita said...

Sayang Heath Ledger udah meninggal. Hiks... Hiks... Hiks...

doc_wong said...

Outstanding!
Film batman terbaik yang pernah ada. Jika selama ini film-film batman lebih mirip opera sabun, dimana ngga ada seorangpun yang harus dimatikan--mungkin target filmnya buat anak-anak; maka di film Dark Knight ini realistis banget.

Menonton ini, anda bener2 terbawa akting dari para pemain yang nyaris sempurna. Anda ikut terseret dalam horor dan ketegangan yang ada.

Film ini sangat realistis dan manusiawi (dibanding dengan film2 pendahulunya-sekedar opera sabun dengan pemain yang menari-nari (bukan berantem); kecuali Batman Return yang memang merupakan bagian awal dari film Dark Knight ini)

Alurnya bener2 jago yang bikinnya. Ngga bisa ketebak, bahakn di beberapa bagian, saya pikir film itu sudah selesai, ternyata lanjut dengan ketegangan yang semakin memuncak.

Three thumbs up, man! (Thumbs yang ketiga, pinjem dari yg menulis review ini...)

Hal yang mengganggu saya cuman pada bagian Dent dibawa ke penjara dengan pengawalan yang minim; lah kok bener2 minim banget pengawalannya, aneh!... sampai kemudian muncul si---(teeetsss...oops spoiler!) yang ternyata itu adalah jebakan buat sang penjahat. Segalanya masuk akal kembali!

sate ayam said...

wah si kodok mabuk neh nulisnya. Dent kok dibawa ke penjara (joker kale).

Tapi emang nih film
great story
great acting
great action

Apakah ini berarti film Superhero pertama yang akan memenangkan Oscar?

doc_wong said...

Guguk ngga nyimak ya felemnya?
Itu Dent ngaku-ngaku the real Batman, dan dia kemudian akan dibawa ke penjara toh?